Sejarah

Sejalan dengan cita-cita Astra untuk “Sejahtera Bersama Bangsa” Astra memberikan perhatian penuh terhadap kemajuan pendiidkan Indonesia khususnya wilayah prasejahtera. Hal ini bermula saat momen krisis yang terjadi di Asia pada tahun 1998 lalu, menimbulkan berbagai problematika sosial di Indonesia, seperti:

  1. Jumlah penduduk miskin bertambah
  2. Jutaan anak terancam putus sekolah
  3. Banyak sekolah tidak mampu membiayai operasional

 

Berdasarkan kondisi tersebut, secara tanggap Astra menyadari bahwa:

  1. Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama
  2. Pendidikan merupakann landasan menyiapkan generasi emas sebagai penentu masa depan bangsa

 

Melalui proses persiapan dan tujuan yang terukur, akhirnya  pada 2005, Bapak Michael D. Ruslim yang merupakan Presiden Direktur Astra pada waktu itu, menginisiasi pembentukan program Bantuan Edukasi dan Transformasi bagi Anak dan Sekola (BERNAS) dan berjalan hingga saat ini menjadi lembaga Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan Indonesia untuk wilayah prasejahtera